Contoh Soal PAT/ASAT Biologi Kelas 11 dan Materinya – Gentongpos

Sobat Zenius yang mempelajari Biologi di kelas 11, tentu banyak mempelajari tentang tubuh manusia, ya. Mulai dari sel, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem ekskresi, sistem imun, sistem endokrin, dan sistem saraf indera.

Nah, kali ini dalam rangka menyambut PAT Biologi kelas 11 semester 2, kita akan membahas materi-materi tersebut beserta contoh soalnya.

Tapi sebelum masuk ke materi dan contoh soal, kita lurusin dulu istilahnya, ya. Soalnya sekarang istilah ujian sekolah suka beda-beda. Ada yang masih bilang PAT, ada yang nyebut ASAT, ada juga yang pakai istilah PSAT.

Intinya, semuanya masih ngomongin penilaian di akhir tahun ajaran. Jadi, kalau sekolah lo nyebutnya ASAT, sementara artikel ini masih ada kata PAT, jangan bingung dulu. Konteksnya mirip: sama-sama buat ngukur sejauh mana lo paham materi yang udah dipelajari selama satu tahun atau satu semester.

Yuk, kita bedah bareng!

Contents

ASAT/PAT Biologi Kelas 11

Pertama, kita bahas istilah dulu supaya nggak bingung. PAT (Penilaian Akhir Tahun) merupakan penilaian yang dilakukan di akhir semester genap atau akhir tahun ajaran. Dulu, istilahnya UKK (Ujian Kenaikan Kelas).

Sementara itu, istilah yang lebih baru mengenai tes di akhir tahun disebut dengan ASAT (Asesmen Sumatif Akhir Tahun). Istilahnya sebenarnya sama dengan PAT, namun istilah ASAT dan PSAT (Penilaian Sumatif Akhir Tahun) lebih nyambung dengan penggunaan kata “asesmen” dalam Kurikulum Merdeka.

Lo bisa baca detailnya mengenai perbedaan istilah ini dalam artikel 🔗 Apa itu PTS, PAS, PAT, PSAT, dan ASAT?

Materi ASAT/PAT Biologi Kelas 11 yang Perlu Dipelajari

Materi yang keluar di ASAT/PAT bisa beda antar sekolah, karena yang bikin guru terkait di sekolah masing-masing. Tergantung alur tujuan pembelajaran yang dipakai guru. Tapi secara umum, materi Biologi kelas 11 banyak membahas struktur dan proses kehidupan, dari level sel sampai sistem organ.

1. Sel dan Struktur Penyusunnya

Materi sel biasanya jadi fondasi penting dalam Biologi kelas 11. Kenapa? Karena semua makhluk hidup tersusun atas sel.

Di materi ini, lo perlu memahami:

  • pengertian sel,
  • perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan,
  • struktur dan fungsi organel sel,
  • membran sel,
  • sitoplasma,
  • inti sel,
  • mitokondria,
  • ribosom,
  • retikulum endoplasma,
  • badan Golgi,
  • lisosom,
  • vakuola,
  • kloroplas pada tumbuhan.

Contoh tipe soal yang sering muncul biasanya nanya hubungan antara struktur dan fungsi organel.

Misalnya, kalau sel butuh banyak energi, organel mana yang paling aktif? Jawabannya mitokondria, karena mitokondria berperan dalam respirasi sel untuk menghasilkan energi.

Kalau soalnya membahas fotosintesis pada tumbuhan, lo perlu inget kloroplas. Kalau membahas pengaturan aktivitas sel dan penyimpanan materi genetik, fokusnya ke inti sel.

Jadi, jangan cuma hafal nama organel. Pahami juga fungsi atau kerjaan dari masing-masing organel tersebut.

2. Pergerakan Zat melalui Membran Sel

Materi ini sering keluar karena konsepnya penting banget. Sel nggak hidup sendirian. Sel harus bisa menerima zat dari luar dan mengeluarkan zat tertentu dari dalam.

Di materi transpor membran, lo akan ketemu istilah difusi, osmosis, transpor pasif, transpor aktif, endositosis, eksositosis, larutan hipotonik, larutan hipertonik, dan larutan isotonik.

Nah, lo pahami istulah-istilah tersebut. Jangan cuma dihafal, pahami juga konsep masing-masingnya.

Misalnya, oh difusi itu perpindahan zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Oh, osmosis adalah perpindahan air melalui membran semipermeabel dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat. Oh, kalau transpor pasif nggak butuh energi, sedangkan transpor aktif butuh energi karena melawan gradien konsentrasi.

Soal dari materi ini biasanya suka muncul dalam bentuk kasus. Misalnya, sel darah merah dimasukkan ke larutan hipertonik, apa yang terjadi? Kalau larutannya hipertonik, air di dalam sel akan keluar. Akibatnya, sel bisa mengerut.

Nah, tipe soal kayak gini nggak bisa dijawab cuma dengan hafalan. Lo perlu ngerti arah pergerakan air dan zatnya.

3. Proses Pengaturan pada Tumbuhan

Di kelas 11, lo juga akan belajar tentang proses pengaturan pada tumbuhan. Materi ini membahas bagaimana tumbuhan bisa hidup, tumbuh, merespons lingkungan, dan menjalankan proses transportasi zat.

Topik yang perlu lo pelajari antara lain:

  • jaringan tumbuhan,
  • organ tumbuhan,
  • struktur akar, batang, dan daun,
  • xilem dan floem,
  • transpor air dan mineral,
  • transpor hasil fotosintesis,
  • reproduksi tumbuhan,
  • iritabilitas atau respons tumbuhan terhadap rangsangan.

Salah satu konsep penting di materi ini adalah perbedaan xilem dan floem.

Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar ke bagian tubuh tumbuhan lainnya. Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke bagian tumbuhan yang membutuhkan.

Soal ASAT/PAT bisa aja nanya dalam bentuk gambar penampang batang atau akar. Lo diminta menentukan bagian xilem, floem, epidermis, korteks, atau jaringan lainnya.

Selain itu, soal juga bisa membahas gerak tumbuhan, misalnya fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, nasti, atau tigmotropisme. Contohnya, batang tumbuhan yang tumbuh ke arah cahaya menunjukkan fototropisme. Akar yang tumbuh ke arah pusat bumi menunjukkan geotropisme positif.

4. Transpor dan Pertukaran Zat pada Tubuh Manusia

Materi ini biasanya nyambung ke sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Intinya, tubuh manusia butuh mekanisme untuk mengangkut zat dan melakukan pertukaran gas.

Topik yang perlu lo pahami antara lain:

  • darah dan komponennya,
  • plasma darah,
  • sel darah merah,
  • sel darah putih,
  • keping darah,
  • jantung,
  • pembuluh darah,
  • peredaran darah besar dan kecil,
  • sistem pernapasan,
  • mekanisme inspirasi dan ekspirasi,
  • pertukaran oksigen dan karbon dioksida,
  • gangguan pada sistem peredaran darah dan pernapasan.

Soal yang sering muncul biasanya menguji hubungan struktur dan fungsi.

Misalnya, kenapa alveolus cocok sebagai tempat pertukaran gas? Karena alveolus punya dinding tipis, permukaan luas, lembap, dan dikelilingi banyak kapiler darah. Struktur ini bikin pertukaran oksigen dan karbon dioksida berlangsung lebih efektif.

Di sistem peredaran darah, lo juga perlu ngerti alur darah. Jangan cuma hafal “jantung punya empat ruang”, tapi pahami darah dari tubuh masuk ke bagian mana, lalu ke paru-paru lewat mana, balik lagi ke jantung lewat mana, dan diedarkan ke seluruh tubuh lewat mana.

5. Sistem Pertahanan Tubuh atau Sistem Imun

Apa hal pertama yang terpikirkan lo ketika mendengar kata “sistem imun”? Kalau gue sih, langsung kepikiran sama sel darah putih yang setia melindungi kita dari berbagai penyakit dan infeksi.

Yap, darah putih (leukosit) memanglah sangat penting, berjasa menyerang parasit, patogen, infeksi, bahkan sel kanker. Selain itu, darah putih juga berperan dalam reaksi alergi dan inflamasi, lho.

Sebagai catatan, patogen itu merujuk pada organisme yang bisa menyebabkan penyakit. Wah, berarti patogen manusia itu musuh kita, nih.

Pada manusia, ada sistem imun bawaan yang telah kita miliki sejak lahir seperti barrier (fisik, kimiawi, biologis), molekul kimia (protein antimikroba dan interferon), reaksi inflamasi, serta demam.

Jadi, kalau lo tiba-tiba merasa demam, itu sebenarnya bentuk sistem imun tubuh kita. Soalnya, sel darah putih lebih efektif melawan patogen ketika tubuh demam.

Selain sistem imun bawaan, ada juga sistem imun adaptif yang bersifat lebih spesifik dibanding sistem imun bawaan. Apakah Sobat Zenius masih ingat sel apa saja yang ikut terlibat dalam sistem ini?

Nama Sel Fungsi
Sel T sitotoksik Menyerang sel yang terinfeksi patogen dan sel kanker
Sel T penolong Mengaktifkan sel T sitotoksik dan sel B
Sel B (Limfosit B) Menghasilkan antibodi

Oke, Sobat Zenius, bisa disimpulkan bahwa  sistem imun kita melindungi tubuh kita dari berbagai sakit penyakit, baik itu patogen, racun, dan lain sebagainya.

Untuk bisa menjawab pertanyaan seputar sistem imun, lo perlu mempelajari mengenai pertahanan tubuh nonspesifik/spesifik, kulit dan mukosa, fagositosis, inflamasi, limfosit, antibodi, antigen, vaksinasi, alergi, autoimun, dan gangguan sistem imun.

Gampangnya, sistem imun tubuh punya beberapa lapisan pertahanan. Pertahanan pertama bisa berupa kulit, lendir, air mata, atau asam lambung. Kalau patogen berhasil masuk, tubuh punya respons lain seperti fagositosis dan inflamasi. Setelah itu, ada pertahanan spesifik yang melibatkan limfosit dan antibodi.

Soal dari materi ini bisa muncul dalam bentuk studi kasus. Misalnya, seseorang sudah divaksin, lalu ketika terpapar patogen tertentu, tubuhnya bisa merespons lebih cepat. Kenapa? Ya karena tubuh sudah punya memori imun terhadap antigen tersebut.

6. Sistem Saraf dan Sistem Indra

Selanjutnya, kita akan membahas salah satu sistem yang sangat penting bagi sistem koordinasi manusia, yaitu sistem saraf dan indra.

Pada dasarnya, sistem saraf merupakan sebuah sistem di dalam tubuh kita yang berfungsi menerima informasi dari lingkungan luar, lalu mengolahnya agar kita dapat memberikan respons yang sesuai.

Informasi dari luar, baik itu suara, gerakan, cahaya, dan lain sebagainya, diterima oleh reseptor sensoris. Setelah itu, diteruskan oleh neuron sensoris ke sistem saraf pusat.

Setelah diolah dan diintegrasikan, informasi tersebut kemudian diteruskan oleh neuron motorik ke efektor yang memberikan respons terhadap stimulus dari luar tadi. Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut.

Ilustrasi proses sistem saraf dan indera melalui input motoris.
Sistem saraf dan indera. (Arsip Zenius)

Makanya, ketika ada bola yang datang ke arah kita secara tiba-tiba, kemungkinan besar mata kita langsung menyipit, dan tangan kita berusaha menangkal atau menangkap bola tersebut, kan?

Nah, gerakan-gerakan tersebut merupakan hasil pengiriman informasi yang dilakukan oleh sistem saraf di dalam tubuh kita.

Selanjutnya, perlu diingat bahwa sistem saraf kita ini terdiri dari banyak neuron (sel saraf). Tentunya, elo masih ingat kan bentuk sel saraf yang ikonik mirip akar-akar itu?

Struktur neuron dalam sistem saraf dan indra.
Struktur neuron. (Arsip Zenius)

Itulah sedikit pembahasan mengenai sistem saraf dan indra. Semoga bisa menyegarkan memori lo ya.

Baca Juga: Kupas Tuntas Materi Sistem Koordinasi Manusia

7. Hormon dan Reproduksi Manusia

Next, kita lanjut ke topik hormon dan reproduksi manusia. Materi reproduksi manusia biasanya cukup sering muncul karena banyak konsep yang saling berhubungan, mulai dari hormon, organ reproduksi, gametogenesis, siklus menstruasi, sampai fertilisasi.

Materi yang perlu lo pahami antara lain sistem endokrin, organ reproduksi laki-laki dan perempuan, spermatogenesis, oogenesis, siklus menstruasi, ovulasi, fertilisasi, kehamilan, gangguan sistem reproduksi, dan teknologi reproduksi.

Gue tanya gini, deh, buat menyegarkan memori. Lo masih ingat nggak apa fungsi dan gimana cara kerja sistem endokrin?

Yap, sistem endokrin itu mengacu pada sistem berupa sekumpulan kelenjar dan organ yang memproduksi hormon, dengan fungsi untuk meregulasi tubuh. Hormon ini maksudnya semacam zat organik yang dihasilkan untuk mengatur aktivitas tubuh manusia, yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin.

Berhubung kelenjar endokrin nggak punya saluran spesial, hormon yang dihasilkan nebeng mengikuti darah ke sel target.

Nah, kelenjar endokrin ini kira-kira ada di mana ya? Nah, letaknya berada di beberapa tempat dalam tubuh kita seperti hipotalamus, pituitari, pineal, tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas, ovarium, dan testis.

Banyak ya lokasinya? Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin pun bermacam-macam, lho. Ada GH, TSH, LH,FSH, Prolaktin, ADH, Insulin, dan masih banyak lagi. Terkait hormon akan gue bahas detail di artikel spesifik, ya.

Oke, kita sudah ngebahas sistem endokrin secara singkat dan padat, nih. Benar-benar penting banget ya peran hormon-hormon yang disekresikan oleh sistem ini.

8. Tumbuh Kembang Makhluk Hidup

Sesuai namanya, di materi ini lo akan belajar perubahan makhluk hidup dari waktu ke waktu. Beda, ya, antara pertumbuhan dan perkembangan.

Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif, misalnya tinggi tanaman bertambah atau massa tubuh meningkat. Perkembangan adalah perubahan menuju kedewasaan atau kematangan fungsi, misalnya tumbuhan mulai berbunga atau manusia mengalami pubertas.

Di materi ini, lo perlu paham materi berikut:

  • perbedaan pertumbuhan dan perkembangan,
  • faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan,
  • faktor eksternal yang memengaruhi pertumbuhan,
  • hormon pertumbuhan pada tumbuhan,
  • perkecambahan,
  • pertumbuhan primer dan sekunder,
  • perkembangan pada hewan dan manusia.

Faktor internal bisa berupa gen dan hormon. Faktor eksternal bisa berupa cahaya, air, suhu, nutrisi, oksigen, dan kelembapan.

Soal dari materi ini bisa muncul dalam bentuk grafik pertumbuhan, percobaan perkecambahan, atau analisis faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Macam-macam, sih, langsung aja kita bahas contoh soal PAT/ASAT Biologi Kelas 11, yuk!

Contoh Soal PAT/ASAT Biologi Kelas 11

Sekarang, kita coba latihan soal, ya. Jangan cuma lihat jawabannya. Coba pahami alasan di balik jawabannya juga.

Contoh Soal 1

Berikut ini adalah sel yang berperan dalam imunitas manusia.

(1) sel NK
(2) sel limfosit B
(3) sel neutrofil
(4) sel limfosit T

Sel yang termasuk ke dalam sel adaptif adalah …

A. (1), (2), dan (3)

B. (1) dan (3)

C. (2) dan (4)

D. (4) saja

E. (1), (2), (3), (4)

Jawaban dan Pembahasan:

Sobat Zenius, ada dua tipe sistem imunitas dalam tubuh kita, yaitu sistem imun bawaan dan adaptif. Nah, pada pertanyaan di atas, yang ditanya adalah sel yang termasuk dalam sel adaptif, ya.

Imunitas adaptif merupakan sistem imunitas yang mengenali patogen spesifik, dengan respons yang lebih lama. Coba bayangkan, misalnya ada pasukan dalam tubuh lo, yang siap-siap menghadapi cacar gitu, ya.

Biasanya setelah kita cacar sekali, kita nggak bakal kena cacar lagi. Ini biasanya ya, Sobat Zenius. Tentunya bisa saja ada kasus-kasus tertentu ketika seseorang mengalami cacar lebih dari satu kali. Itu karena sistem imun adaptif kita bisa mengenali suatu penyakit secara spesifik.

Di dalam sistem imun adaptif, terdapat dua tipe respons yang perlu lo ketahui, yaitu respons humoral dan respons seluler. Berikut ini ilustrasi dari dua respons tersebut.

Respons imun humoral dan respons imun seluler pada sistem imun adaptif.
Respons sistem imun adaptif. (Arsip Zenius)

Dari situ, Sobat Zenius bisa lihat bahwa respons humoral itu berkaitan dengan limfosit B yang menghasilkan antibodi untuk menyerang patogen dengan berbagai cara. Sedangkan, limfosit T beraksi pada respons seluler yang  menyerang secara spesifik.

Maka, dapat disimpulkan bahwa sistem imun adaptif memiliki sel limfosit B dan sel limfosit T. 

Lalu, bagaimana dengan sel NK dan neutrofil? Keduanya merupakan sel dari sistem imun bawaan (inante). Dengan ini, sudah jelas ya bahwa jawabannya adalah (2) dan (4) alias C.

Baca Juga: Mengenal Sistem Imun dan Imunisasi

Contoh Soal 2

Sekumpulan protein yang diproduksi dan disekresikan oleh sejumlah sel seperti makrofag, fibrosit, atau limfosit saat terserang patogen, seperti virus, disebut …

A. Pyrogen 

B. Interferon

C. Fagosistosis

D. Protein komplemen

E. Antibodi

Jawaban dan Pembahasan:

Kalau ngebahas soal protein, ada dua protein antimikroba di dalam tubuh kita, yaitu protein komplemen dan interferon.

Protein komplemen merupakan salah satu jenis protein yang akan aktif ketika patogen masuk. Tugas dari protein jenis ini adalah melubangi patogen, sehingga patogen menjadi lisis (pecah).

Interferon merupakan jenis protein di dalam tubuh kita yang ikut berperan dalam sistem kekebalan tubuh, terutama untuk melawan infeksi virus. Jadi, begitu ada virus yang masuk ke dalam sel, virus tersebut akan mulai mereplikasi.

Nah sel yang terinfeksi tersebut kemudian mengeluarkan apa yang disebut interferon. Interferon kemudian keluar dan pergi ke sel yang masih sehat yang belum terinfeksi. Lalu, interferon tersebut akan menghalangi replikasi virus yang berusaha menyerang sel yang sehat.

Jadi, jawabannya adalah interferon yaitu B.

Contoh Soal 3

Billie terkena cacar saat berumur 5 tahun, setelahnya ia nggak pernah kena cacar lagi. Hal yang menyebabkan Billie nggak pernah kena cacar lagi adalah …

A. Penyakit cacar hanya menyerang ketika sistem imun lemah terutama saat masih kecil.

B. Tubuh  telah membentuk antibodi untuk melawan virus cacar.

C. Tubuh dewasa telah memiliki sistem antibodi yang kuat.

D. Tubuh memiliki sel-sel fagosit yang lebih banyak serta kompleks.

E. Billie menjaga kesehatan tubuhnya dengan baik.

Jawaban dan Pembahasan

Di dalam dunia sistem imun, ada immunological memory yang fungsinya membuat tubuh kita dapat mengingat-ingat antigen, dalam kasus ini antigen cacar.

Ada dua respons dalam immunological memory, yaitu primary immune response dan secondary immune response.

Pada respons yang pertama (primary), ketika pertama kali terinfeksi tubuh merespons dengan limfosit B yang menghasilkan antibodi. Limfosit B yang sudah mengenal antigen tersebut, memperbanyak diri dan terbagi menjadi sel B memori serta sel B plasma.

Sel B memori mengingat antigen cacar tersebut, sedangkan sel B plasma menyebar dan melindungi tubuh.

Lalu untuk respons kedua (secondary), ketika Billie terkena cacar lagi, sel B akan langsung mengenali antigen virus tersebut.

Maka jawaban dari soal ini adalah karena Billie telah membentuk antibodi untuk melawan virus cacar. Sehingga, ketika terkena cacar lagi pun, sudah ada secondary response.

Jadi, jawabannya adalah B.

Contoh Soal 4

Perhatikan beberapa hormon di bawah ini …

(1) Insulin
(2) Glukagon
(3) Adrenalin
(4) Androgen

Pandemi Covid-19 membuat lebih banyak orang yang menghabiskan waktunya di rumah dan mereka menjadi lebih banyak makan. Maka hal yang akan terjadi adalah…

A. Kadar (1) meningkat dalam darah.

B. Kadar (2) dan (4) meningkat dalam darah.

C. Kadar (2) meningkat dalam darah.

D. Kadar (3) dan (4) meningkat dalam darah.

E. Kadar (4) meningkat dalam darah.

Jawaban dan Pembahasan

Hayoo, siapa yang selama pandemi jadi lebih banyak makan dan bertambah berat badannya? Nah, ini gue harus angkat tangan, wkwkwk.

Sekarang kita teliti lagi soalnya ya, kira-kira apa nih hormon yang meningkat ketika orang banyak makan?

Kalau orang banyak makan, tentu kenyang dong ya, dan banyak glukosa ada di dalam tubuh kita. Jadi, kadar gula dalam darah kita pun otomatis meningkat.

Kalau kadar gula darah keterusan naik dan nggak direm, bisa bahaya dong? Seperti yang terjadi pada penderita diabetes. Buat mencegah hal itu, tubuh kita perlu mengeluarkan hormon yang bisa menurunkan kadar gula darah, nih. 

Nah, dari hormon di atas, mana nih hormon yang bisa melakukan hal tersebut? Apalagi kalau bukan insulin.

Terus, hormon glukagon buat apaan, dong? Seperti yang udah sempet gue sebut, hormon ini untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Fungsi hormon ini tuh karena kadar gula memang seharusnya seimbang, tidak terlalu tinggi, tidak terlalu rendah.

Jadi, ketika gula darah terus ditekan insulin, hormon glukagon mengambil alih supaya penurunan kadar gula darah nggak kebablasan. Hal ini sebagaimana informasi dari salah satu artikel di hellosehat.com. Badan bisa lemes dong, ya, kalau gula darah kita terlalu rendah. 

Oleh karena itu, jawaban contoh soal 4 apa, dong? Jawabannya A, ya. Hormon insulin meningkat sebagai reaksi dari melonjaknya kadar gula darah setelah makan.

Contoh Soal 5

Di suatu siang yang cerah, Siwon makan bakso jualan Bang Donghae. Bakso yang ditelan Siwon pun masuk ke lambung, dan akan disekresikan hormon gastrin yang menyebabkan ….

A. Pankreas mengeluarkan enzim pencernaan.

B. Permukaan usus halus menghasilkan hormon kolesistokinin.

C. Permukaan lambung menghasilkan HCL dan pepsinogen.

D. Hati mengeluarkan garam empedu.

E. Usus halus menghasilkan enterokinase.

Jawaban dan Pembahasan

Jadi pengen makan bakso nih, Sobat Zenius. Nanti ya, kalau lo udah kelar ngerjain prediksi soal PAT/ASAT di Zenius, lo bisa menikmati semangkuk bakso dengan tenang deh.

Oke, sekarang kita bayangkan dulu, ya. Apa sih yang terjadi ketika makanan masuk ke lambung?

Ketika makanan masuk ke lambung, akan ada sinyal yang ditangkap oleh permukaan lambung. Sehingga, hormon gastrin pun disekresikan, dengan memberikan sinyal kepada sel-sel G.

Contoh soal sistem endokrin materi biologi kelas 11.
Makan bakso enak dalam Biologi (Arsip Zenius)

Nah, hormon gastrin akan menstimulasikan lambung agar menghasilkan HCL dan pepsinogen. Fungsi dua hal tersebut adalah untuk mencerna makanan tadi menjadi “bubur makanan”.

Oleh karena itu, jawabannya C.

Baca Juga: Apa Itu Sistem Endokrin dan Gangguannya – Materi Biologi Kelas 11

Contoh Soal 6

Uji refleks sering dilakukan dengan cara memukulkan benda lunak perlahan-lahan ke bagian bawah tempurung lutut sehingga tidak sadar tungkai bawah penderita bergerak ke depan.

Uji refleks menggunakan benda lunak untuk tes gerak refleks.
Ilustrasi uji refleks. (Arsip Zenius)

Urutan gerak refleks yang tepat adalah ….

A. lutut, motorik, medulla spinalis, sensorik, dan kaki

B. lutut, sensorik, medulla spinalis, motorik, dan kaki

C. lutut, sensorik, otak, motorik, dan kaki

D. lutut, saraf sensori, medulla oblongata, saraf motorik, dan kaki

E. lutut, saraf motorik, otak, saraf sensorik, dan kaki

Jawaban dan Pembahasan:

Sobat Zenius, apakah lo pernah dites seperti ini? Seseorang dengan kondisi normal akan melakukan gerak refleks, dan kakinya pun seperti menendang ke depan pelan.

Kira-kira bagaimana ya urutan gerak refleks tersebut? Gerakan refleks itu adalah gerakan yang cepat ya, Sobat Zenius. Seperti ketika kita nggak sengaja memegang panci panas, atau berusaha menangkap barang yang jatuh.

Jawaban dari soal ini sebenarnya bisa dilihat dari gambar di atas. Bisa dilihat, setelah mendapatkan pukulan pelan dari benda tumpul tersebut di lutut, ada sensor yang menerima informasi. Nah, ini motorik atau sensorik, nih?

Gampang aja, kalau arah panahnya memberikan informasi ke saraf pusat, berarti saraf sensorik. Kalau sebaliknya, memberikan informasi ke efektor dan saraf pusat, barulah saraf motorik.

Berarti jawaban A dan E sudah salah nih. Mari kita cek jawaban B, C, atau D nih? Kita lihat, pilihan selanjutnya itu ada medulla spinalis (sumsum tulang belakang), otak, dan medulla oblongata (sumsum lanjutan).

Medulla oblongata itu sudah salah ya, karena nggak berhubungan langsung dengan gerak refleks yang fisik seperti kasus di atas.

Jadi, sekarang pilihannya tinggal B atau C nih. Berhubung gerak refleks itu begitu cepat, tentu memerlukan aksi dan pengiriman informasi yang cepat ya. Bahkan, otak kita itu nggak benar-benar sadar ketika hal tersebut terjadi.

Nah, untuk gerakan refleks yang begitu cepat, impuls yang diterima oleh reseptor itu dikirim ke medulla spinalis, supaya dapat terjadi dengan cepat. 

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah B.

Contoh Soal 7

Polisi menggerebek sebuah diskotik ilegal yang dicurigai sebagai salah satu bandar narkoba. Ketika diinterogasi, pemilik dan pengunjung berbicara cepat dan bersemangat namun melantur, tertawa-tawa, dan tampak hiperaktif. 

Namun keesokan paginya, mereka tampak lesu, mengalami sakit kepala hebat, dan serangan rasa panik. Barang bukti yang tidak mungkin ditemukan polisi di diskotik tersebut adalah ….

A. Amfetamin

B. Ekstasi

C. Alkohol

D. Barbiturat

E. Kokain

Jawaban dan Pembahasan

Wah, Sobat Zenius, tentunya kelima jawaban tersebut merupakan hal yang nggak boleh dikonsumsi sembarangannya ya, kecuali memang untuk kondisi medis tertentu. 

Sekarang, kita perlu mencari tahu nih, mana di antara kelima benda tersebut, yang nggak menyebabkan gejala-gejala yang sudah disebutkan tadi, seperti menjadi sangat bersemangat, melantur, dan lain sebagainya.

Berdasarkan dampaknya, NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) dapat dibagi menjadi empat, yaitu stimulan, depresan, halusinogen, dan opioid.

Stimulan adalah jenis zat yang merangsang seseorang, membuat detak jantung menjadi lebih cepat dan bersemangat. Contohnya amfetamin, ekstasi, kafein, dan kokain.

Di sisi lain, depresan, merupakan kebalikan dari stimulan, yang justru membuat detak jantung menjadi lebih lambat. Tekanan darah dan kerja sistem pusat pun juga menjadi lebih lambat. Sehingga, orang yang mengonsumsinya menjadi lebih tenang.

Contoh dari depresan dari pilihan jawaban di atas adalah alkohol dan barbiturat. Mungkin saat ini elo bertanya-tanya, bukannya alkohol justru bikin orang pede jaya dan kegirangan nggak sadar gitu ya?

Alkohol lebih mempengaruhi sistem kerja saraf pusat, sehingga orang yang mengonsumsinya akan menjadi nggak sadar. Sehingga, peminum alkohol menjadi berani melakukan hal-hal yang biasanya nggak mereka lakukan dan cenderung melantur.

Untuk halusinogen, dari katanya, bisa ditebak bahwa ini berhubungan terbentuknya halusinasi. Halusinogen mempengaruhi kerja reseptor manusia, membuat mereka merasakan atau mendengar hal yang sebenarnya nggak ada. Contoh halusinogen yang cukup terkenal adalah LSD.

Terakhir, ada opioid. Opioid sebenarnya memiliki cara kerja yang mirip dengan depresan, dengan membuat tubuh menjadi lebih rileks. Contohnya analgesik (seperti opium dan morfin), yang bekerja dengan meniru hormon endorphin yang biasanya disekresikan ketika kita merasa sakit.

Nah, dari soal tadi, bisa disimpulkan bahwa gejala yang dirasakan oleh pemilik dan pengunjung diskotik tersebut berasal dari zat stimulan. Berarti, jawaban A, B, dan E, sudah pasti bukan, nih.

Selanjutnya, tinggal alkohol dan barbiturat. Nah, tadi kita sudah bahas kan, bahwa alkohol itu bisa membuat seseorang menjadi nggak sadar melakukan hal-hal yang bersemangat di luar biasanya dan melantur. Maka, alkohol juga bukan.

Jadi, bisa kita simpulkan bahwa jawabannya adalah barbiturat (D). 

Contoh Soal 8

Jennie merupakan kolektor parfum, yang sering membeli parfum baru untuk menambah koleksinya. Ia memilih wangi parfum yang ia sukai dengan cara mengibaskan kertas sampel parfum di dekat hidungnya. Wewangian yang dihirup olehnya akan ditangkap oleh reseptor pembau yang ada di dalam rongga hidung, kemudian impuls akan dibawa ke otak melalui saraf ….

A. Olfaktorius

B. Optikus

C. Okulomotor

D. Trochlear

E. Hypoglossal

Jawaban dan Pembahasan

Sistem saraf dalam manusia mengatur dua hal, yaitu saraf sadar dan saraf nggak sadar. Apa bedanya? 

Saraf sadar itu mengatur hal-hal yang kita sadari, seperti berjalan, makanan, dan lain sebagainya. Sedangkan, saraf tidak sadar itu seperti saraf yang mengatur gerak pupil dan usus.

Nah, untuk saraf yang kita sadari itu, ada yang namanya saraf kranial. Masih ingat, nggak? Nih, gue kasih tabelnya.

Saraf kranial, jenis saraf, dan fungsi saraf.
Saraf Kranial (Arsip Zenius)

Oke, di situ Sobat Zenius bisa melihat 12 nama saraf yang berbeda dengan fungsinya yang berbeda-beda pula.

Ketika mencium bau parfum dari kertas sampel parfum, tentu Jennie menggunakan indra penciumannya ya.

Bisa dilihat dari tabel tersebut, saraf olfaktorius adalah saraf yang berada di hidung kita, yang bertanggung jawab atas penciuman. 

Wah, berarti jelas nih, jawabannya adalah A.

Contoh Soal 9

Organel sel yang berperan sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi adalah ….

A. ribosom

B. mitokondria

C. lisosom

D. badan Golgi

E. vakuola

Jawaban dan Pembahasan:

Mitokondria sering disebut sebagai tempat penghasil energi sel karena di organel ini berlangsung respirasi sel. Dari proses tersebut, sel bisa menghasilkan ATP yang digunakan untuk aktivitas sel.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.


Persiapkan Diri Menghadapi PAT/ASAT Biologi Kelas 11 Bareng Zenius!

Oke Sobat Zenius, itulah pembahasan singkat mengenai materi yang perlu lo pelajari dan contoh soal ASAT/PAT Biologi kelas 11. 

Di Zenius itu tersedia banyak banget contoh soal dan berbagai video materi, lho. Wajib cobain belajar dan lanjut kerjain soal-soalnya, deh, biar persiapan ASAT makin matang!

tampilan platform belajar biologi kelas 11 di zenius
Kumpulan playlist materi Biologi Kelas 11 di Zenius

Kalau lo ingin mengerjakan dan mempelajari contoh soal ASAT/PAT Biologi kelas 11 dengan lebih dalam, langsung aja berlangganan paket premium Zenius buat dapatkan akses penuh!

Pastikan lo log in akun Zenius supaya bisa akses video dan soalnya. Sampai di sini dulu artikel kali ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

 Referensi:

Berkenalan dengan Insulin, Hormon Pengatur Kadar Gula Darah – Hello Sehat (2021)

Originally published: June 08, 2022
Updated by: Maulia Indriana Ghani

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *